Jambearum – Semangat kebhinnekaan terpancar jelas di ruang kelas 5 MIS Miftahul Ulum Jambearum. Dalam rangka mengisi kegiatan belajar mengajar pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) di semester genap ini, para siswa terlibat aktif dalam tugas kelompok yang berfokus pada pengenalan budaya daerah di Indonesia.

Kegiatan yang berlangsung edukatif ini dibimbing langsung oleh wali kelas 5, Bpk. Yuda Tri Prasetyo, S.H. Beliau mengarahkan siswa untuk tidak sekadar membaca teori, tetapi terjun langsung dalam proses identifikasi dan presentasi.
Identifikasi Budaya: Menemukan Jati Diri Bangsa

Dalam sesi diskusi kelompok, Bpk. Yuda membagi siswa ke dalam beberapa tim. Setiap tim diberikan tantangan untuk memilih satu provinsi atau daerah tertentu di Indonesia. Para siswa kemudian bekerja sama untuk mengidentifikasi berbagai unsur kebudayaan, di antaranya:
- Pakaian Adat & Rumah Adat: Memahami bentuk serta makna di balik arsitekturnya.
- Kesenian Tradisional: Mengidentifikasi alat musik, lagu daerah, hingga tarian khas.
- Tradisi & Makanan Khas: Menelusuri upacara adat yang unik serta kuliner yang menjadi kebanggaan daerah tersebut.

Diskusi ini bertujuan agar siswa mampu menghargai perbedaan dan menyadari betapa kayanya warisan leluhur bangsa Indonesia.
Menulis Laporan dan Melatih Kerja Sama
Setelah proses identifikasi selesai, setiap kelompok berkumpul untuk menyusun hasil diskusi mereka ke dalam sebuah laporan tertulis. Di bawah arahan Bpk. Yuda Tri Prasetyo, S.H., siswa diajarkan cara menyusun informasi secara sistematis dan menarik.

“Melalui diskusi ini, anak-anak belajar bahwa kerja sama tim adalah kunci. Mereka harus menyatukan ide dan pendapat untuk menghasilkan satu laporan yang utuh,” ungkap Bpk. Yuda di sela-sela kegiatannya.
Presentasi: Membangun Kepercayaan Diri di Depan Kelas
Puncak dari penugasan ini adalah sesi presentasi. Setiap kelompok maju ke depan kelas untuk memaparkan hasil temuan mereka. Kegiatan ini menjadi ajang bagi siswa untuk melatih kemampuan berbicara di depan umum (public speaking) dan menjawab pertanyaan dari teman-teman lainnya.
Dengan gaya bicara yang lugas, para siswa kelas 5 ini tampak percaya diri menjelaskan keunikan budaya dari daerah yang mereka pilih. Hal ini membuktikan bahwa metode belajar aktif sangat efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi PPKn.
Menanamkan Nilai Pancasila Sejak Dini
Kegiatan ini bukan hanya tentang nilai akademis, tetapi juga penanaman karakter. Dengan mengenal budaya daerah lain, diharapkan siswa-siswi kelas 5 MIS Miftahul Ulum memiliki rasa toleransi yang tinggi dan kebanggaan sebagai bagian dari bangsa yang majemuk.
Upaya yang dilakukan oleh Bpk. Yuda Tri Prasetyo, S.H. dan pihak sekolah ini diharapkan dapat terus memotivasi siswa untuk menjadi generasi penerus yang cerdas, berwawasan luas, dan tetap memegang teguh nilai-nilai Pancasila.





